PUISI



PENGHIBUR YANG TAK TERHIBUR
oleh Maseeh Jang Doeloe (Catatan)

bahagiakah engkau dengan semua ini
jangan berkata dusta
aku tahu hatimu menjerit saat harga diri remuk dicengkram genggaman laknat

senangkah engkau dengan keadaan ini
jangan berpura bangga dalam tawa
aku tahu bathinmu menangis
ketika rongga jiwamu tertusuk nafsu


berlarilah
tetap saja bayang-bayang mengikuti langkahmu
bersembunyilah di balik gelap
mata hati akan tetap melihat hina dirimu



CIKARANG NOV 2012

AKU PEDULI
oleh Maseeh Jang Doeloe (Catatan) pada 30 Oktober 2012 pukul 21:12

sesalilah pertemuan di antara kita
meski itu tak bisa menghentikanmu
tapi sadarilah bahwa langkahmu tertegun sejenak

terlepas dari semua rasa yang ada
aku hanya miliki kepedulian
jika kau tak mau mengerti
maka relakan ia pupus dalam diamku
dan seperti apa pun kau menyangkalnya
tetap saja kau tak bisa pungkiri
bahwa jejak takdir telah membawa kita pada silsilah
dalam sejarah masing-masing kita

cikarang okt 2012



PERNAHKAH
oleh Maseeh Jang Doeloe (Catatan) pada 30 Oktober 2012 pukul 21:07

pernahkah engkau tanyakan
seperti apa luka harus dimaknai
ketika engkau terbuang
dan pernahkah engkau renungi
seperti apa sepi menyisi hati
ketika rasa menjadi sia-sia

ada pedih
ada pilu
tapi pernahkah engkau menyadari bahwa kau telah lebur hancurkan sebuah kepasrahan
dan kini dirimu menjadi tak berarti pada sebuah harga diri


CIKARANG OKT 2012




BERTAHAN
oleh Maseeh Jang Doeloe (Catatan) pada 30 Oktober 2012 pukul 21:03


duka telah merambati malam
bukan pada sepi atau dingin
tapi pada kisah yang lalu
aaahhh....
masih seperti hari kemarin
tapi ingatlah
aku tak akan menyurukkan luka
akan kubiarkan dia terbang dan mengering
hingga engkau mengakui pada akhirnya


CIKARANG 0KT 2012




MELUPAKAN MASA LALU

oleh Maseeh Jang Doeloe (Catatan) pada 30 Oktober 2012 pukul 20:42

pada putih dulu aku terbuang
pada hitam kini aku meradang
hingga hari ini aku tiba disini lalu diam
tapi bukan menjadi bisu...
tapi karena aku tak ingin membaca riwayat yang sudah tak ada tempat
meski di bayang hitam gelap

jika kini aku hanya berdiri
jangan anggap aku tak bisa berlari
tapi aku tak ingin melangkah jika jejakku berputar melingkar
dan inilah aku yang sekarang ingin jadi pelupa
lupa pada cerita hina nista

CIKARANG OKT 2012




ANTARA DUSTA DAN CINTA
oleh Maseeh Jang Doeloe (Catatan) pada 18 April 2012 pukul 18:30

setapak pun tidak akan aku mundur
kerikil-kerikil itu terlalu dalam menancap kakiku
hingga tak bisa lagi kurasakn sakitnya.
aku pun tak bisa ikhlaskan jejak darahku di jalan ini
sudah terlalu banyak luka yang menganga di rongga dada
dan akup yakin bahwa
jalan terbentang di depanku masih menyisakan banyak onak dan duri
yang akan merobek seluruh tubuh ringkihku
namun aku akan tetap melangkah hingga hentian itu
ahhhh....
desahku selalu menyemburatkan pedih
sayang....
kau pun tahu mauku
dan kau pun tahu inginku tanpa kumaknai setiap bait rintihan


CIKARANG DI UJUNG SENJA YANG TERLUKA
18 APRIL 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar